Penyesalan dan kebahagiaan

Tulisan ini aku tulis 1 jam sebelum aku merayakan ulang tahun yang ke-31.

Tidak banyak yang ingin aku tulis, tapi judul kali ini memang sedikit berbeda. mungkin aku ingin menulis tentang penyeselan di dekade baru dalam hidup ku, tepatnya dekade yang ke 3.

di umur 20-an yang paling aku sesali adalah aku tidak mengambil resiko sebanyak mungkin. mungkin benar kata seorang bijak, bahwa kamu akan menyesali apa yang tidak kamu lakukan dibandingkan apa yang telah kamu lakukan. aku terlalu berpikir nyaman dan salah mengartikan hidup tenang. percayalah hidup tenang itu mudah sekali untuk didapatkan, just stay away from conflict.. risk even don’t do anything at all, just hide. mungkin hal tersebut yang sering aku lakukan bahkan aku menjadi mudah untuk diriku melakukannya. aku menjadi ahli bersembunyi, it;s to painful to me.. to act.. to be criticize.. I forgot that I encourage people to make mistake and fail forward but I don’t walk the talk. it doesn’t feel good when you didn’t perform.

aku bahkan butuh lebih dari perubahan.. ini butuh sesuatu yang lebih ekstrim.

Tetapi di dekade sebelumnya aku telah mendapatkan kebahagiaan.. aku mengerti apa itu kebahagiaan. aku percaya kebahagiaan bukanlah materikarena aku sudah mengalami nya. Menikah dengan orang yang aku cintai dan mencintai aku. it’s the best feel in the world. walaupun bukan pencapaian tapi menikah seperti itu seakan menempatkan diri ini di puncak dunia. menikah memang memunculkan banyak masalah namun lebih banyak bahagia. bahkan tidak lama kami langsung menyambut anak kami. everyday it’s like miracle, everyday it’s like adventure.. it’s just simple thing he do but it feel awesome to us. it’s reminds us what is it to be a child. there is no routine and everyday it’s a new journey. aku benar-benar mengerti apa itu keluarga dan apa itu berkumpul.

it;s feel like a good dream that you never want to wake.. and then reality wakes you up.

ah.. I never want to work .. time its never meant to work .. time is something that we must cherish.. that we must enjoy. I really understand what the most important in life is time. to cherish the time. every second count and it feel good, we are together.

I really need to change and I must take risk.

Advertisements

lmu bebek

ilmu bebek ya maksudnya ilmu ngebebek. Dulu sewaktu masih merintis jadi pengusaha diajarkan ilmu bebek, maksudnya kalau lagi negoisasi atau promosi selalu bawa temen yang fungsinya ngebebek yang Misalnya A:..Pak ini bagus loh, iya kan bro (sambil nengok ke temen) B: ..iya..iya bener. Fungsinya untuk mengulang dan menegaskan.. Afirmasi tepatnya.

Dikatikan ke pilpres yang makin dekat. Hal ini tidak ada di kubu Jokowi sekarang. Gerindra punya Fadli Zon, PKS punya Mardani Ali Sera, PAN punya Hanafi Rais dan Zulkifli Hasan. Bahkan yang paling baru PSI punya Tsamara Amany. Isunya sebenarnya tidak terlalu penting bahkan bisa dicounter dengan data. tetapi mereka mengulang dan menegaskan kata-kata pimpinannya bahkan menambahkan data dan drama sehingga masyarakat mulai mengingat terus hingga ada yang meyakini itu kebenarannya.

Jokowi dikellingi oleh orang pintar dan politisi bagus sayangnya ga ada yang mau main kotor.. Menurunkan level kepintaran dan gengsi mereka untuk jadi bebek dan berdebat ga penting. Padahal ini perlu banget dulu SBY punya Ruhut Sitompul ama Soetan Bathoegana mereka selalu menegaskan dan mengulang isu yang dikatakan SBY mau dicap norak juga padahal mereka berpendidikan tinggi dan kaya (ruhut kan raja minyak). Sekarang.. sayang Pak Jokowi tidak punya sosok ini, relawan mau jutaan pun ga cukup karena yang dibutuhkan adalah sososk yang dikutip media. Yang kata-katanya tidak hilang dengan riuh rendah medsos. PDIP harus segera memunculkan sosok ini.

PDIP sering sekali bermain terlalu bersih dan membiarkan calonnya bertarung sendiri. Ini partai atau apa.. Padahal PDIP punya potensi jadi partai yang besar. Bercerminlah dengan PKS yang mampu membangun kultus sampai ke level kader yang paling berpendidikan sekalipun, mau ketua partainya korupsi pun masih dibela sampai sekarang.. Ga takut.. Bodo amat.. Bahkan pakai ngeluarin teori konspirasi yahudi yang dipercaya sampai level grass root.

tidak terlalu darurat.. Tapi Pak Jokowi memang orang yang optimis paling tidak pemilih PDIP memang salah satu pemilih yang loyal.

tulisan ini disadur dari akun facebook, dan diubah sedikit

you being you

aku tidak pernah mengira semua ini akan terjadi. Aku telah tumbuh menjadi tua, mencoba menjadi dewasa, berdiri di atas kaki ku sendiri. membayar tagihan dan membeli makanan untuk diri ku sendiri. Saat kecil aku terlalu di manja, tidak melakukan apa yang harus aku lakukan, hanya melakukan apa yang ingin aku lakukan. dari aku kecil aku tidak pernah mengerti apa itu menjadi dewasa dan aku tidak pernah ingin. betapa pun hebatnya menjadi dewasa, apakah memiliki pekerjaan dan barang, rasanya tidak pernah sebebas menjadi anak-anak. menjadi anak-anak mungkin hanya dipusingkan oleh sekolah. mungkin anak lain membeci sekolah, tapi aku suka kehidupan sekolah semua terasa predictable.. semua terasa mudah, you just need to listen to your teacher. being good at subject it’s easy for me. but being an adult, it’s another story. I just can’t stand arguing, I just can’t stand bureaucracy, I just can’t stand waiting. it’ is intimidating. I know it’s just me whining, but hey it’s my blog, I can write what I want.

I awake at night and realize I am not living, I just survive, thank god I haven’t got any debt and I don;t even want it. they tell us.. being adult is not the same as being old. old doesn’t mean you are being a grown up man. dewasa bukanlah sebuah perkara umur. I always can survive. my father and mother prepare me for survive they give me education to survive in society. aku berterima kasih untuk orang tua ku. tidak terbayang aku harus membanting tulang, hari ini aku masih bisa galau tanpa harus membanting tulang.

everything in this world is messed up. Dunia tidak pernah menjadi tempat yang damai. hal ini yang membuat mu merasakan bahwa perdamaian dunia begitu rapuh dan jangan dianggap sepele. saya sudah menyendiri.. keheningna dan kedamaian adalah luxury. saya tidak mengira semakin saya dewasa semakin banyak saya melihat orang berusaha mengambil hal itu. orang tidak bisa meninggalkan orang lain menikmati roti seutuhnya. selayaknya kecil kita makan roti semua akan meminta remahannya. I feel it insulting. I don’t want to share, it’s my privileges. I felt entitiled, maybe I’m just a needy millenial. I hate this world.

de ka de

dekade merupakan besaran waktu yang menandakan 10 tahun sudah berlalu. untuk diri ku sekarang bukan lagi satu dekade, tetapi sudah 3 dekade hadir dalam hidup ini. bagaimana aku menilai diri ku. “terlalu biasa”, saya telah menjadi seseorang yang diimpikan oleh orang tua kebanyakan tetapi tidak untuk diri saya sendiri.  selayaknya para millenila yang merasa ‘entitled’, saya merasa saya berhak untuk kesuksesan dan instant gratification. I hate being ‘biasa’.

Dunia berhutang pada diriku.. karena aku tidak hadir di dunia ini hanya untuk sekedar menghabiskan oksigen. lebih dari itu. aku akan mengubah dunia. kalimat-kalimat di paragraf ini terbaca sungguh seperti stereotipe millenial.

tetapi saya menolak bahwa millenial itu manja dan entitled. mereka hanya menagih apa yang dunia janjikan untuk mereka. mereka hidup dengan begitu banyak kemudahan dan begitu banyak janji manis dunia, berakhirnya perang dingin menandakan dunia akan lebih baik. they want some of the pieces. mereka tidak ingin bekerja keras seperti orang tua mereka karena mereka merasa hal tersebut merebut orang tua mereka saat kecil. just admi it.

peace .. love and gaul.

Menjadi dewasa

Apa yang menandakan seseorang itu menjadi dewasa? beberapa akan menjawab untuk laki-laki saat mimpi basah dan untuk perempuan saat sudah haid. definisi tersebut hanya terbatas pada kesiapan biologis untuk bereproduksi. Mungkin beberapa suku melakukan suatu upacara rite of passage pada umur tertentu. hal tersebut dilakukan untuk menentukan bahwa anak-anak telah siap untuk bertanggung jawab dan menerima role sebagai orang dewasa di suku tersebut.

Secara ekonomi yang paling pas adalah saat mulai membayar tagihan sendiri. iya.. tagihan.. bukan bisa bayar makan sendiri loh.. karena tagihan ini merupakan komitmen yang panjang. menandakan bahwa kekuasaan yang utama adalah uang. dan akhirnya kita belum terbebas dari masalah uang.

Take a break

Pernahkah dulu kita diberitahu bahwa otak kita tidak dirancang untuk bekerja tanpa henti. bahkan kita tidak sehebat mesin yang tidak membutuhkan istirahat. tidak hanya kelelahan fisik tapi juga kelelahan batin. Satu hal mengapa mesin menggantikan banyak pekerjaan kita adalah akibat moody-nya manusia. Mesin tidak banyak mengeluh dan melakukan gerakan yang diprogram selama memiliki energi. manusia tentunya lebih memiliki banyak tuntutan bahkan dapat mengubah tatanan sosial.

just take a break.. jika terlalu lama bekerja kepala penat, lalu merasa bahwa semua ini tidak bermakna maka ada baiknya take a break.

 

 

woken up !

website blog ini aku buat 5 tahun yang lalu.. dan waktu berlalu begitu cepat.

Aku masih ingat kenapa aku membuat blog ini. my idea has failed.. I can;t dou it anymore. so I make another.. but now just me alone.. hope it will be different this time. but I jsut make the same mistake.. the horrible things I came back to this circumstances I call home. just another comfort zone.

Aku bahkan berusaha kembali mengingat betapa semangatnya aku mewujudkan mimpiku dulu. sebuah mimpi untuk dapat membuat sebuah entitas baru di dunia., dan mengenalkan ke dunia visi ku, sebuah semangat berbagi.

2010-an awal Saat itu masih tren yang muncul adalah open source hardware. blog ini aku buat bahkan boisblas sendiri adalah sebuah entitas sebuah visi untuk mewujudkan semangat berbagi untuk tren open source hardware. dan 5 tahun berlalu open source hardware menjadi tonggak dari internet of things. web service berkembang menjadi hal yang biasa bahkan umum menjadi sebuah web API yang menghubungkan internet of things dan mewujudkan internet of everything. to be blunt.. I miss all of that.. I miss the oportunity.. I miss the chance to be early adopter.. so I must learn from my mistake.

I have prolong my rite.. I delay my enlistment.. mungkin itu adalah pikiranku saat aku memeperlama studi, bahkan melakukan bootstrap di masa itu yang berujung kegagalan. tetapi, aku salah.. jika itu alasanku untuk melanjutkan studi untuk itu.. maka aku salah. aku tidak fokus dan dedikasi tidak menjadi hal yang penting. pada akhirnya aku akan berada di medan perang itu.. apa yang tejadi.. menunda bukan berarti menyelesaikan masalahnya. apa sebenarnya yang terjadi adalah rasa takut memang mengalahkan semuanya. tetapi realita ternyata memang terasa lebih nyata.  tidak ada alasan untuk menghindari nya.

Hidup akhirnya berlanjut.. aku menyerah terhadap kenyataan. aku akhirnya menjadi normal.. find a job that will feed you.. but it’s job that you don’t like.. it’s a decent job because you have university degree.. it even pay a good sum. Pada akhirnya aku menjadi orang biasa bekerja 9 to 5. melakukan pekerjaan yang tidak disukai. Tetapi hal tersebut penting untuk tetap hidup. paling tidak untuk mandiri. kehidupan menjadi baik-baik saja tetapi yang terjadi adalah semuanya tidak menarik, it’s feel like zombie. I’ve got sick.. I’m not good at my job.. I’am suck at it.

I hate word for passion.. it’s just a trap.. in the end passion won’t feed you. your dream is shattered. you just can’t do it. at least I’ve tried. but I fall too hard. could I get up again? I know all quotes but words is easy/

of course there are good things.. life never abandon you. there’s always a door.. ‘one door close another open’ is true. even it’s not a good job. it feed you. it fed your family and it give my security. one thing I can do with my dream yet.  I’ve got wife that I love then she loves me back.. I’ve got son.. that always make days brighter even in cloudy and troubled days. it’s great thing that will ever happen to me. and it give a reason to hold on. to be patient..to have a reson to ignite again.. to say that it’s okay to live.. to nurture.

One thing is … I’ve learned my lesson… I admit my defeat.. I want to prepare in battle. to be better and win another day.